Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juli 2011

Ternyata Katak Si Pemenang Tuli

Pada suatu hari, pada sebuah hutan lebat yang memiliki aliran sungai deras dan tebing yang curam, diadakan sebuah lomba bagi para katak. Para warga katak mendapat tantangan untuk memenangkan sebuah perlombaan, di mana mereka harus mencapai sebuah puncak gunung yang tinggi, curam, dengan jalur yang sangat berbahaya. Pemenangnya akan menjadi penguasa wilayah gunung tersebut.

Maka para katak bersuka cita mengikuti perlombaan tersebut. Banyak katak yang berpartisipasi ada lebih dari seribu jumlahnya. Mereka semua harus melewati tiga rintangan yang tidak mudah, hingga mencapai puncak gunung yang harus mereka taklukkan. Ribuan katak tersebut masih yakin bahwa mereka cukup tangguh dan akan memenangkan perlombaan dengan cara yang terhormat.

Rintangan pertama yaitu melewati arus yang sangat deras. Pada bagian ini, hanya 500 katak yang bisa melanjutkan tantangan selanjutnya. Sementara ratusan yang lain tidak berhasil dan harus meninggalkan perlombaan. Untuk tantangan kedua, yaitu melewati batu karang yang terjal. Para katak mulai saling mengeluh bahwa tantangan terlalu berat dan mereka tidak akan berhasil mencapai puncak gunung.

Benar saja, hanya 20 kata yang berhasil melewati tantangan kedua. Sisa katak ini membuat persaingan semakin sengit. Bukannya semangat, mereka saling setuju bahwa mereka tidak akan mampu bertahan melewati tantangan ketiga, yaitu mendaki puncak gunung yang licin dan curam. Akhirnya setelah berunding, mereka mengurungkan diri untuk mendaki, hanya satu katak yang tetap gagah berani mencoba.

Para katak yang tidak melanjutkan lomba mencibir. Mereka mengatakan pada si katak pemberani itu bahwa gunung tersebut terlalu berbahaya, dan si katak tidak akan sampai ke puncak. Si katak pemberani diam saja, tidak membalas kata-kata para katak yang pesimis bahwa mereka bisa menaklukkan puncak gunung. Dan akhirnya si katak pemberani melewati tantangan itu. Dia berhasil mencapai puncak sekalipun sangat sulit.

Si katak pemberani mendapat hadiah yang seharusnya, dia menjadi penguasa gunung tersebut. Dan akhirnya, sebuah fakta terungkap, si katak pemberani tersebut ternyata tuli. Sehingga dia tidak mendengar ucapan pesimis yang menyurutkan rasa percaya dirinya untuk mencapai puncak gunung. Akhirnya para katak belajar bahwa kata-kata pesimis pada dasarnya akan melemahkan diri mereka sendiri.

Cerita ini mengajarkan kita untuk selalulah lindungi diri dari ucapan-ucapan pesimis yang membuat diri kita tidak dapat mengembangkan ide, menghambat impian dan mengganjal kesuksesan. Selalu buat diri Anda dikelilingi orang-orang yang optimis dan terpacu untuk sukses. Demikian juga bila ada saudara atau teman yang membutuhkan dukungan, dukung mereka dengan semangat yang optimis. 
(dari berbagai sumber)

Senin, 11 Juli 2011

Filosofi Hidup Lebah

Suatu ketika ada seorang kakek tengah berjalan di tengah hutan, karena keletihan sang kakek kemudian berhenti di bawah sebuah pohon besar. Dari kejauhan ia mendengar sebuah teriakan meminta tolong, sang kakek tenang dan mencoba memperjelas arah suara teriakan tersebut. Ternyata suara itu berasal dari pinggir sungai yang berada beberapa meter di sebelah kanannya. Sang kakek pun bergegas, sesampainya di pinggir sungai, ia mendapati seorang anak muda yang tengah ketakutan karena di dekatnya seekor induk lebah tengah bersiap untuk menyerang anak muda tersebut. Sang kakek bertanya "Anak muda, mengapa kamu ketakutan seperti itu?", "Lihat di sana kek, induk lebah itu hendak menyerangku", kata anak muda. "Hai induk lebah, kenapa kamu mau menyerang anak muda ini, apa yang telah ia perbuat kepadamu?", tanya sang kakek kepada induk lebah. "Kakek, anak muda ini telah mengganggu saya dan anak - anak saya, ia hendak merusak sarang saya, padahal sarang ini akan saya gunakan untuk bertelur". "Jadi wajar kalau saya menyerangnya", jawab induk lebah.

Mendengar jawaban induk lebah, sang kakek sejenak terdiam, kemudian berkata kepada anak muda tersebut, "Anak muda, mengapa kamu ingin merusak sarang lebah ini? sedangkan dia sendiri tidak mengganggu kamu?". Anak muda tersebut terdiam dan tidak dapat berkata mendengar pertanyaan dari sang kakek.

Hingga akhirnya, karena bantuan dari sang kakek dan kebijaksanaan dari induk lebah, maka anak muda ini pun selamat dan pergi meninggalkan tempat tersebut.

Hikmah dari cerita ini adalah,
- Terkadang kita manusia sering usil dan ingin mengganggu orang lain padahal orang tersebut tidak berbuat kesalahan apa - apa terhadap kita.

- Dalam diri lebah ada filosofi yang dapat kita jadikan sebagai pegangan hidup yaitu,
  - Lebah tidak pernah menyerang seseorang jika orang itu tidak mengganggu dia.
  - Sumber makanan lebah selalu dari hal yang baik - baik, yakni saripati bunga.
  - Lebah hanya tahu menghasilkan madu, bukan yang lain.

Artinya adalah... dalam hidup manusia harus bersikap toleran kepada sesama, manusia harus memperhatikan sumber makanannya dan senantiasa berusaha agar hidupnya dapat memberikan manfaat kepada sesama.







 
















Kamis, 07 Juli 2011

Persahabatan Bagai Kepompong

Teringat pada sebuah lagu yang cukup terkenal, 'persabatan bagai kepompong', tak semudah untuk menjadi indah, persahabatan adalah memaklumi teman dalam perbedaan.

Persahabatan begitu indah bila kita memiliki kekuatan dan kesabaran untuk menjaganya. Jalinan persahabatan memberikan kekuatan untuk saling menguatkan dalam mengarungi bahtera dan pahit getirnya kehidupan. Secercah cahaya yang ditimbulkan darinya mampu memberikan kekuatan bagi siapapun, sebaliknya retaknya jalinan persahabatan akan meruntuhkan setumpuk harapan dan kenangan - kenangan manis masa lalu.

Mohonlah kepada Tuhan agar engkau memiliki kekuatan dan kesabaran yang besar agar engkau mampu menjaga jalinan persahabatanmu.

Persahabatan yang langgeng akan tercipta bila dilandasi dengan cinta dan kasih sayang yang tulus murni. Cinta yang hakiki bukan dinilai melalui pujian dan sanjungan, cinta yang hakiki dilalui dengan ujian dan berbagai peristiwa yang menyakitkan yang membuat hati terluka dan menderita. Melalui ujian itulah, Allah membentuk dan melatih kita, bukan pada seberapa besar dan dalamnya luka itu, tetapi pada seberapa besar kekuatan dan kesabaran yang kita miliki untuk menjalani luka dan sakit itu. Kekuatan dan kesabaran yang dihiasi dengan kasih sayang itulah yang akan tetap menguatkan jalinan persahabatan hingga menjadi langgeng.

Sabtu, 02 Juli 2011

Hilangkan Benci Tambahkan Cinta

Saya teringat peristiwa kecil dua hari yang lalu, sedikit lucu namun sebenarnya bisa memberikan pelajaran berharga bila kita bisa melihatnya dari sudut pandang yang lebih jernih.

Waktu itu saya sedang memperhatikan dua anak kecil yang mana keduanya adalah adik sepupu saya sendiri, mereka tengah asyik bermain, sang kakak yang adalah anak laki - laki sedang bermain mobil - mobilan sementara adiknya yang perumpuan bermain boneka. Dengan gayanya masing - masing mereka tentu sangat menikmati mainannya.

Ketika sedang asiknya bermain, tanpa sengaja sang adik menginjak mainannya sang kakak, mungkin karena kaget sehingga refleks sang kakak mendorong adiknya hingga terjatuh, akibatnya sang adik pun menangis.

Melihat adiknya yang sedang menangis, sang kakak pun seolah - olah tanpa rasa bersalah tetap saja menikmati mainannya. Namun karena makin lama tangisan sang adik tidak berhenti juga, sang kakak pun mendekat dan menarik tangan adiknya untuk berdiri. Saya yang duduk tidak jauh dari mereka tidak bereaksi apa - apa, hingga kemudian saya melihat sang kakak menegur adiknya "Adek berhentlahi menangis...makanya kalo main adek jangan suka ganggu mainannya kakak...". Dalam keadaan masih menangis, sang adik pun menjawab "Adek kan ngga sengaja injak mainannya kakak...". Saya melihat kejadian ini hanya diam dan tersenyum. Keduanya pun kemudian melanjutkan permainannya masing - masing.

Dari kejadian ini, yang ingin saya share adalah terkadang dalam kehidupan sehari - hari kita mengalami benturan dan gesekan dengan orang lain, apakah itu dengan teman, sahabat atau rekan kantor sendiri, yang dari situ kemudian timbul perasaan tidak enak yang berujung timbulnya sifat marah, jengkel, bete, bahkan untuk keadaan yang lebih parah bisa menimbulkan perasaan dendam satu sama lain ( saya dan Anda mungkin pernah mengalami hal seperti ini bukan... ). Entah itu karena teman yang terlalu sering ikut campur dalam urusan kita, atau mungkin karena adanya orang - orang di sekitar kita yang memang sengaja menunjukkan sikap tidak bersahabat dengan kita.

Nah, biasanya dari kejadian seperti ini, kita kemudian jadi memisahkan diri, menghindar dan terkesan tidak mau lagi bersosialisasi lagi dengan mereka. Akibat fatalnya adalah rusaknya hubungan pertemanan atau hubungan kerja yang telah terjalin selama ini.

Hal ini biasanya terjadi karena kita terkadang gengsi, canggung dan terkesan ingin menang sendiri, seolah - olah kejadian ini timbul karena seratus persen kesalahan ada pada orang lain, bukan pada diri kita. Akibatnya, tidak ada mau mengambil inisiatif untuk memperbaiki hubungan kembali.

Kenapa kita tidak mau mencontoh anak tadi, yang punya inisiatif untuk membujuk kembali adiknya sehingga ia bisa berhenti menangis...? Kita terkadang lebih memilih hanyut dalam perasaan 'marah, jengkel'.

Yang dibutuhkan sebenarnya adalah kebesaran hati dan kelapangan jiwa untuk meminta maaf, menghilangkan ego pribadi  masing - masing untuk kemudian berusaha memperbaiki hubungan kembali.

Hal ini tentu tidak dapat terjadi bila perasaan marah, jengkel, bete masih menguasai diri... karena itu....HILANGKAN MARAH, TAMBAHKAN CINTA....!!! 
:-)



Berani Mencoba

Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.104.000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam terperanjat, "Mana saya sanggup?"

"Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan  jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam harus berdetak 3.600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Naaa, kalau begitu, saya sanggup!" kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Cerita ini memberikan renungan kepada kita bahwa, terkadang kita dengan begitu mudahnya menyerah tanpa berani mencoba. Ketidakberanian untuk bertindak pada akhirnya mengahalangi kita untuk memulai dan mengambil langkah awal. Padahal, begitu kita sudah berani memulainya ternyata kita bisa bahkan untuk sesuatu yang semula kita anggap impossible sekalipun.

Jadi... jangan berkata “TIDAK” sebelum Anda pernah mencobanya !

(dari berbagai sumber)

Arti Sebuah Kemenangan


Kemenangan itu bukan semata ketika kita berhasil mengalahkan lawan tangguh dalam sebuah pertandingan atau perlombaan. Pun bukanlah kemenangan sejati ketika kita berhasil mencapai semua impian kita dalam hidup dengan begitu mudah.

Kemenangan yang sejati adalah ketika kita berhasil bangkit dari sebuah keadaan terpuruk.  Kemenangan adalah ketika kita berhasil menghadapi sebuah cobaan dan tantangan dalam hidup. Kemenangan adalah ketika kita berhasil merubah  kegagalan menjadi sebuah keberhasilan.

Coba Anda renungkan ilustrasi berikut, kemenangan manakah yang Anda pilih?

Ilustrasi pertama,
Ada seorang anak SD (Sekolah Dasar), yang lahir dan tumbuh dari keluarga miskin. Karena kemiskinan keluarganya, sang anak pun harus rela ikut membantu ekonomi keluarga, mulai dari bercocok tanam di kebun di belakang rumah, membantu ibu berjualan keliling. Semua pekerjaan itu ia lakukan sebelum dan setelah pulang sekolah. Belum lagi kondisi alam yang keras, sehingga untuk sampai ke sekolah, sang anak harus naik perahu menyeberangi sungai besar, untuk kemudian berjalan kaki kiloan meter jauhnya untuk sampai di sekolahnya. Waktu belajar pun cuma bisa dilakukan di malam hari dalam kondisi yang sangat terbatas karena ketiadaan listrik. Hal ini dialami selama bertahun – tahun lamanya, namun sang anak tetap melaluinya dengan penuh ketegaran dan ketangguhan hatinya. Sampai akhirnya, sang anak dapat menamatkan sekolah dasarnya dengan hasil yang memuaskan, ranking satu lagi di sekolahnya.

Ilustrasi kedua
Ada seorang anak SD (Sekolah Dasar), ia lahir dan tumbuh di tengah – tengah keluarga yang serba berkecukupan. Ia tidak harus lagi memikirkan masalah ekonomi, segalanya tersedia dengan lengkap. Berangkat ke sekolah pun diantar jemput dengan mobil, waktu belajar tesedia cukup, belajarnya pun bisa dilakukan di ruangan yang nyaman, enak dan ber-AC. Sampai akhirnya sang anak pun menamatkan sekolahnya dengan hasil yang memuaskan atau bahkan ranking satu di sekolahnya.
Silahkan anda pilih, ilustasi mana yang menurut anda kemenangan atau kesuksesannya yang lebih berkesan. Anda tentu bisa menganalisanya :)


Jumat, 10 Juni 2011

Orang Bertaqwa : Rezekinya Datang Dengan Cara yang tak Disangka - Sangka

Sebagai orang beriman, kata Taqwa telah sering kita dengar. Taqwa adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti takut, kata 'Taqwa' adalah kata yang ditujukan hanya kepada Allah SWT. Jadi orang yang bertaqwa adalah orang yang takut kepada Allah, yang tanda ketakutannya dibuktikan dengan cara melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya.

Dalam hal masalah duniawi atau rezeki, Allah telah menjamin akan memenuhi dan mencukupkan kebutuhan hambanya yang beriman dan bertaqwa kepadanya. Berikut kisah teladan yang di contohkan oleh salah seorang sahabat sekaligus menantu dari Rasulullah SAW, yaitu Sayyidina Ali RA.

Pernah suatu ketika Ali berjalan di tengah pasar, tiba-tiba datang seorang menghampirinya dan meminta kepada Ali untuk menjualkan kambingnya seharga 3 dirham. Tidak lama setelah itu, datanglah seorang pembeli yang menawar kambing tersebut seharga 30 dirham. 'Kambing ini sangat bagus, saya ingin membeli kambing ini 30 dirham', kata pembeli. 'Saya tidak menjual kambing ini seharga 30 dirham, saya hanya mau menjualnya seharga 3 dirham', kata Sayyidina Ali. 'Tidak, saya mau membelinya 30 dirham, kambing ini sangat bagus', kata kembali si pembeli. Akhirnya, setelah agak lama bertemu, disepakatilah kambing itu dibeli dengan harga 30 dirham.

Setelah kambing itu terjual, berselang beberapa lama kemudian, datanglah sang pemilik kambing. 'Ali, bagaimana kambingnya, sudah terjual?' tanya si pemilik kambing. 'Sudah, ini hasilnya, 30 dirham', kata Ali. Karena Ali adalah orang yang bertaqwa, maka keseluruhan harga kambing yang 30 dirham tersebut, ia serahkan kepada pemilik kambing. 'Ali, silahkan kamu ambil semua harga kambing itu'. Ali kemudian terdiam dan bingung dengan sikap pemilik kambing tersebut. 'Kamu ini sebenarnya siapa?' tanya Ali. 'Saya adalah Malaikat yang sengaja diutus oleh Allah untuk turun ke bumi dan menyerahkan rezekimu Ali, dan yang membeli kambing itu tadi tiada lain adalah saya juga', kata orang tersebut.


Inilah salah satu contoh nyata bagaimana Allah SWT memberikan rezeki kepada hamba - hambanya yang beriman dan bertaqwa kepadanya. Rezeki orang bertaqwa datang dari tempat dan dengan cara yang tak disangka - sangka.



Rabu, 08 Juni 2011

Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan

Kulitnya kehitaman. Wajahnya jauh dari cantik. Usianya tak bisa lagi dibilang muda. Waktu pertama kali masuk ke rumah perempuan itu, hampir saja ia percaya ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu apapun risikonya.

Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari perempuan idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi."

Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk mencintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku.
Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan ketidakrupawanan wajah dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik."

Begitulah cinta, ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan...

Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata...

Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan. Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati adalah memberi tanpa henti. 
 
Hubungan bisa bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.

Kebijaksanaan Cinta

Jangan pernah kamu melupakan kesepuluh kunci ini ketika kamu mulai berfikir untuk mencintai seseorang.
 
1. Sangatlah menyakitkan mencintai seseorang, tetapi ia tidak mencintai kita. Namun lebih menyakitkan bila mencintai tetapi tidak memiliki keberanian untuk menyatakannya.

2. Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang karena cinta, satu jam untuk menyukai seseorang atau satu hari untuk mencintainya. Tetapi membutuhkan waktu seumur hidup untuk memulihkan luka-luka karena cinta. Maka jangan pernah lari dari kenyataan cinta.

3. Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat sebelum kita menemukan orang yang tepat. Supaya ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar betapa berharganya anugerah itu.

4. Cinta adalah ketika kamu menerima seluruh kelemahan kekasihmu, memeluknya sambil berkata "apapun yang terjadi aku tetap mencintai kelemahan mu" dan selalu ada air mata yang menyertai "Aku Cinta Padamu".

5. Benarlah bahwa kita tidak tahu apa yang kita dapatkan sampai kita kehilangan itu, Tetapi benar juga bahwa kita tidak tahu apa yang hilang sampai itu ada. maka sadarlah yang terbaik adalah yang Tuhan berikan bagi kita.

6. Janganlah mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu bertumbuh dalam hatinya,jika tidak pastikan bahwa cinta itu tetap tumbuh dalam hatimu. Cinta yang murni adalah cinta yang hanya mengenal satu kata, yaitu "Memberi"

7. Ada hal yang ingin kamu dengar dari dia, tetapi dia diam seribu bahasa, walau demikian janganlah kamu menjadi tuli ketika seseorang meneriakkan cinta dihatimu.

8. Jangan pernah berkata "Selamat tinggal" jika hatimu masih ingin mencobanya, jangan menyerah ketika kamu merasa masih dapat maju. Jangan pernah berkata "Aku tidak mencintaimu lagi" kalau kamu tidak dapat membiarkannya pergi untuk selamanya.

9. Cinta datang kepada mereka yang masih mempunyai harapan, walaupun 1001 kali mereka dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya meskipun mereka telah dikhianati, kepada mereka yang memiliki keberanian untuk membangun kepercayaan "sekali lagi" ketika kekecewaan itu ada.

10. Permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki seluruh apa yang mereka impikan, mereka hanya melakukan 1 hal yaitu cinta yang cukup untuk menutup kelemahan kekasih mereka .....

Arti Perempuan Bagi Laki - Laki

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele. Hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu. Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.
 
Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki, tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele, namun baginya sangat berarti membuatnya aman di dekatmu.

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang, seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki, apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga, karena kau dan dia adalah satu, dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

Cintailah Cinta

Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita kepadanya.

Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.

Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulutkan perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat, mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang, dan ... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin menyembuhkan dan memberikan berkah.

Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan, dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita menangis begitu kerasnya sementara orang-orang disekeliling kita tersenyum bahagia. Ketika kita menanggalkan hidup maka, kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang diseliling kita menangis.

Delapan Kado Terindah

Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita juga bisa hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadilah kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan anda dalam keadaan betul-betul rileks dan bisa menangkap utuh apa yang bisa disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan manispun akan terdengar manis baginya.

DIAM
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang
karena memberinya ”ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

KEBEBASAN
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah ”Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertangung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, andapun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

TANGGAPAN POSITIF
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba
hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi anda. Ingat-ingat pula, pernahkah anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado ”kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?

Love = Waiting 4 A Bus....

Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis

Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu,
kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang,
kamu sudah tak sabar,
kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

 Dari cerita ini kita bisa mengambil hikmah :

Sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon'.

Tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat, tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu.



Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

Jika Tuhan Membawa Engkau Kepada Cinta...

Ce : Mengapa kamu menyukai saya?

Co : Saya tidak dapat menjelaskan alasannya. Tetapi saya sungguh menyukai engkau

Ce : Kamu bahkan tidak dapat memberikan alasan kepada saya bagaimana kamu dapat berkata menyukai saya? Bagaimana kamu dapat berkata kamu mencintai saya?

Co : Saya sungguh tidak tahu alasannya, tetapi saya dapat membuktikan bahwa saya mencintai kamu.

Ce : Bukti? Tidak! Saya mau kamu menjelaskan alasannya. Pacar kawan saya dapat berkata kepada kawan saya bahwa dia mencintai kawan saya, tetapi kamu tidak dapat!

Co : Ok ok!!!

Hmm karena kamu cantik,
Karena suaramu enak didengar,
Karena kamu penuh perhatian,
Karena kamu mengasihi,
Karena kamu bijaksana,
Karena senyummu,
Karena setiap gerakanmu

Sayangnya, beberapa hari kemudian, sang cewek mengalami kecelakaan dan mengalami koma. Sang cowok kemudian menaruh surat di sisinya, dan isinya sebagai berikut:

Kekasihku,
Karena suaramu yang merdu saya mencintaimu. Sekarang dapatkah kamu berbicara? Tidak!
Oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu.

Karena kamu penuh perhatian dan peduli maka saya menyukaimu? Sekarang kamu tidak dapat menunjukkannya,
oleh karena itu saya tak dapat mencintaimu

Karena senyummu, karena setiap gerakanmu maka saya mencintaimu. Sekarang dapatkah kamu tersenyum?
Dapatkah kamu bergerak? Tidak!
Karena itu saya tak dapat mencintaimu..

Jika cinta memerlukan alasan, maka tidak ada alasan lagi bagi saya untuk mencintai engkau lagi. Apakah cinta memerlukan alasan? TIDAK!

Oleh karena itu, saya masih tetap mencintaimu dan cinta tidak memerlukan alasan ketika mencintai seseorang.

Jangan pernah menyesal dengan apa yang pernah kamu lakukan
Menyesallah terhadap apa yang tidak pernah kamu tidak lakukan.
Jika Tuhan membawa engkau kepada cinta..
Dia akan memampukan engkau untuk bisa mengatasinya.

Senin, 16 Mei 2011

Raja Babylon dan Fokusnya

Seribu tahun sebelum masehi, raja babylon menangkap hidup - hidup seorang raja dari negara jajahannya yang terkenal sebagai raja yang sangat bijaksana. Saking irinya, raja babylon mempermainkan raja tanah jajahan tersebut dengan menelanjanginya dihadapan rakyatnya yang juga ditangkap sebagai Budak.

Rakyat jajahan yang ditangkap sebagai budak, dibagi menjadi 2 Kelompok, yaitu kelompok sisi kiri yang berisikan orang-orang yang MEMBENCI sang raja, dan kelompok kanan yang berisikan orang-orang yang SANGAT MENCINTAI sang raja. Lalu raja babylon memerintahkan sang raja tanah jajahan yang terlanjang tersebut untuk berjalan ditengah kedua kelompok tersebut sambil membawa guci besar berisi dengan air panas dikepalanya sejauh 500 Meter. Jika dalam jarak 500 meter tersebut sang raja tanah jajahan menumpahkan setetes air, maka ia bersama rakyatnya akan lansung dibunuh ditempat. Jika ia SUKSES berjalan sejauh 500 meter TANPA menumpahkan air, ia beserta rakyatnya akan DIBEBASKAN.

Kelompok sisi kiri lalu meneriakan sumpah serapah kepada sang raja tanah jajahan karena mereka membenci nya. Sedangkan kelompok sisi kanan meneriakan pujian dan semangat kepada sang raja untuk dapat terus berjalan hingga 500 meter tanpa harus menumpahkan setetes air pun. Akhirnya, dengan kaki gemetar, sang raja mulai berjalan ditengah-tengah teriakan kedua kelompok tersebut. Perlahan demi perlahan dia menuju 500 meter demi kebebasan dirinya dan rakyatnya.
100 Meter…
200 Meter…
300 Meter…
Hingga akhirnya dia sampai pada titik 500 meter tanpa menumpahkan setetes airpun. Raja BABYLON pun tertegun dan tidak percaya dengan apa yang ia lihat. Lalu dia bertanya kepada sang raja tanah jajahan mengapa ia dapat membawa guci yang sangat berat disertai teriakan rakyatnya tanpa bergeming dan  menumpahkan setetes airpun. Raja tanah jajahan pun berkata, "Jika saya mendengarkan orang-orang yang MENGHINA saya, maka SEDIKIT SAJA saya menghela nafas kemarahan, maka TANGAN SAYA akan BERGEMING dan membuat air pada guci dikepala saya TUMPAH". "Jika saya mendengarkan orang-orang yang MEMUJI saya dan saya langsung BESAR KEPALA, maka saya akan MENJADI AROGAN dan MENERIAKAN SEMUA yang mendukung saya UNTUK BERONTAK dan tentu saja akan MATI SIA  - SIA karena jumlah mereka TIDAKLAH SEBANYAK dari pasukan babylon saat itu". "Oleh karena itu, APAPUN TERIAKAN ORANG yang saya dengar, saya TETAP FOKUS kepada TUJUAN saya untuk terus berjalan sejauh 500 meter DEMI KEBEBASAN".

Cerita tersebut tentu memberikan PELAJARAN BERHARGA kepada kita bukan?
Banyak orang TERLALU CEPAT TERBAWA EMOSI NEGATIF saat mereka menghadapi hinaan dan cacian yang pada dasarnya hanyalah omong kosong. Begitu pula banyak orang LANGSUNG pasang dada dan BERSIKAP selayaknya JAGOAN begitu mendapat pujian yang tentu saja HANYA mempermalukan diri mereka sendiri.

Selayaknya, kita harus mampu MENGIMBANGI respon yang kita berikan kepada orang-orang yang MENGANGKAT maupun yang MENJATUHKAN kita. Dan sudah SELAYAKNYA kita TETAP FOKUS kepada TUJUAN kita APAPUN yang dikatakan orang lain terhadap kita.

Selalu Ada Waktu

Ambillah waktu untuk berpikir, karena itu adalah sumber kekuatan...
Ambillah waktu untuk berdoa, karena itu adalah sumber ketenangan...
Ambillah waktu untuk belajar, karena itu adalah sumber kebijaksanaan...
Ambillah waktu untuk bekerja, karena itu adalah sumber kehidupan...

Rabu, 16 Februari 2011

Air Mata Kehidupan

Seorang anak pernah bertanya kepada ibunya, "Ibu, kenapa ibu menangis?", sang ibu menjawab, "Karena ibu adalah wanita anakku". Sang anak pun berlalu tanpa mengerti apa maksud perkataan ibunya. Karena tidak puas dengan jawaban sang ibu, anak ini pun bertanya kepada ayahnya, "Ayah, mengapa ibu menangis?" Ayahnya menjawab, "Wanita memang suka menangis anakku". Lagi - lagi sang anak tidak puas dengan jawaban dari ayahnya.

Hingga pada suatu malam, dalam tidurnya sang anak bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. Tuhan, "Mengapa wanita mudah sekali menangis?". Dalam mimpi sang anak, Tuhan menjawab, "Wanita kuciptakan sebagai mahkluk yang sangat utama, ia kuciptakan dari tulang rusuk agar dapat menahan beban dunia dan seluruh isinya, dengan itu pula ia dapat menahan kepala bayi yang sedang tertidur dalam pangkuannya".
"Pada wanita juga kuberikan rahim dan kekuatan untuk melahirkan, walau sering kali ia menerima cacian dan cercaan dari anaknya sendiri". "Pada wanita kuberikan ia kesabaran untuk merawat dan mengasuh keluarganya, walau ia terkadang tersakiti". Tuhan kembali melanjutkan "Kuberikan pula pada wanita perasaan yang peka dan kasih sayang, untuk mencintai suaminya dan anaknya dalam situasi dan kondisi apapun serta sampai kapanpun, walau ia sendiri sering dilupakan dan disakiti oleh anaknya". "Pada wanita pula kuberikan kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan penyadaran dan pengertian kepada suaminya, bahwa suami yang baik itu adalah suami yang tidak melukai hati istrinya".

"Dan pada akhirnya, pada wanita telah kuberikan ia dengan air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah pemberianku yang khusus kepada wanita agar dapat digunakan kapanpun. Hanya ini pulalah kelemahan yang dimiliki wanita, walau sebenarnya air mata yang dikeluarkannya adalah air mata kehidupan".

Anak ini pun terbangun dari mimpinya, tanpa sadar air matanya telah berurai, sang anak pun teringat akan kebaikan dan kasih sayang yang telah diberikan oleh ibunya, namun sampai sekarang ia menyadari ,bahwa ia belum sempat mengucapkan terima kasih secara sungguh - sungguh kepada sang ibu.

Semoga cerita ini bisa memberikan penyadaran kepada kita, bahwa ibu adalah bukti nyata akan adanya kasih sayang seorang wanita yang tak pernah hilang sampai kapan pun, di mana pun dan dalam keadaan apapun. Ibu adalah "Air Kehidupan" kita.

Minggu, 13 Februari 2011

Pasangan Pilihan Tuhan

Suatu malam seorang anak muda berdoa kepada Tuhan, " Tuhan, berikanlah aku jodoh dan pasangan yang baik hati, jujur, lemah lembut, mudah mengampuni, hangat, pintar, penuh pengertian, ramah dan humoris". Doa mana setiap saat selalu dipanjatkan oleh anak muda tersebut. Hingga pada suatu malam di saat ia berdoa dalam hatinya, ia mendengar suara Tuhan, " Anak muda, saya tidak dapat mengabulkan permintaanmu ", "kenapa Tuhan", tanya anak muda tersebut. Tuhan menjawab, " Aku ini Tuhan, yang maha adil dan akan selalu berlaku adil, dan Aku adalah kebenaran dan segala yang Ku lakukan adalah benar ". Anak muda ini kemudian berkata, " Tuhan, aku ini belum mengerti mengapa Engkau tidak dapat mengabulkan permintaanku". Tuhan menjawab, " Anak muda, Aku akan jelaskan kepadamu, adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran apabila Aku memberikan sesuatu yang tidak pantas dan tidak sesuai dengan engkau". Tidaklah adil bagiku untuk memberikan kepadamu pasangan yang jujur sementara engkau sendiri belum dapat berkata jujur, atau pasangan yang lemah lembut sementara engkau sendiri masih sering berlaku kasar, juga tidaklah adil bagiku memberikan pasangan yang mudah mengampuni, sementara engkau sendiri masih diliputi oleh dendam, dengki dan iri hati. Pun bukanlah keadilan dan kebenaran bagiku, untuk memberimu pasangan yang ramah dan penuh pengertian, sementara engkau sendiri masih sering berlaku kasar dan egois ". 

" Anak muda ", kata Tuhan, " Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu pasangan yang akan membuatmu menemukan kualitas yang engkau cari, daripada Aku memberikan kepadamu pasangan yang sudah memiliki semuanya itu ". Aku akan memberimu pasangan dari tulangmu dan dagingmu sendiri, sehingga dengannya engkau akan melihat dirimu sendiri dalam dirinya, sehingga kalian berdua akan menjadi satu.

Hikmah dari cerita ini adalah bahwa manusia diciptakan berpasangan agar dapat saling memahami dan menyesuaikan diri dan saling menyenangkan satu sama lain. Tuhan memberikan sesuatu kepada kita sesuai dengan maqam (tingkatan kita di hadapan Tuhan) dan derajat kita.

Kue Pernikahan Islam

Bahan :
1 lelaki sehat,
1 perempuan sehat,
100% komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.

Bumbu :
1 potong besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sdt saling menelepon,
5 kali ibadah/hari
(Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang).

Cara Memasak :
1. Laki-laki dan perempuan dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
2. Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata.
3. Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit di depan penghulu.
4. Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya.
5. Kue siap dinikmati.

Tips memasak :
1. Pilih lelaki dan perempuan yang benar-benar matang dan seimbang.
2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
3. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
4. Gunakan Kasih sayang cap "DAKWAH" yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Catatan :
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa
potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek "Tempat Ibadah". Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.
Selamat mencoba, dijamin semuanya halal!