Seorang bapak tua yang tengah terbaring dalam keadaan menunggu saat - saat terakhir dalam hidupnya. Ketika masih muda, dengan semangat, hasrat dan tekad yang dimilikinya, ia berjuang untuk merubah dunia. Namun apa yang ia harapkan, ternyata dunia tidak berubah. Ia pun menurunkan hasratnya dari ingin mengubah dunia, menjadi hanya ingin mengubah negerinya, namun negerinya pun tidak berubah seperti yang ia harapkan. Seiring dengan berjalannya waktu serta pertambahan usianya, agar tidak sia - sia, ia pun menurunkan kembali hasratnya, dari mengubah negerinya menjadi hasrat untuk mengubah keluarganya. Lagi - lagi keinginannya tersebut tidak berhasil, keluarganya tidak mau berubah.
Kini, di saat ia tengah terbaring tak berdaya, ia pun tersadar, andai waktu itu ia mengubah dirinya sendiri, memberikan contoh dan teladan yang baik, mungkin saat itu keluarganya bisa berubah. Dan dari keluarganya mungkin saja bisa mengubah negerinya, dan dengan demikian maka dunia pun tidak mustahil bisa ia ubah menjadi lebih baik.
Ternyata,
Untuk mengubah sesuatu menjadi lebih baik, maka semuanya harus dimulai dengan mengubah diri sendiri menjadi lebih baik terlebih dahulu. Memberi contoh dan teladan adalah lebih baik ketimbang sejuta aksi dan orasi yang tanpa makna dan arti.